Ayah Bilang Cintai Lingkungan

Ayah sering berkata, orang yang buang sampah sembarangan sama dengan orang yang nggak tahu malu, guru mengajiku bilang jika tak punya malu namanya bukan manusia. Jadi, setiap kali aku mau buang sampah aku cari tempat sampah, jika tidak ada tempat sampahnya aku bawa sampai menemukan tempat sampah, misalnya saat membuat bungkus permen untuk dimakan permennya, bungkusnya kukantongi.

Suatu kali aku diajak jalan-jalan ke kota, ada taman kota yang asri dan hijau, cukup rapi dan nyaris bersih dari sampah. Aku senang bermain-main disana, tapi mengapa temboknya dicoret-coret? jadi rusak pemandangannya. Kata ayah itu kerjaan anak-anak bandel, namanya Vandalisme. 

Aku jadi bertanya sama ayah, apa mereka nggak mampu beli buku gambar atau kanvas?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s